
Menjadi tamu Allah di Tanah Suci adalah perjalanan sakral sekali seumur hidup. Selain persiapan fisik dan materi, kesiapan spiritual melalui untaian doa adalah pondasi agar setiap langkah menuju Baitullah bernilai ibadah yang sempurna.
Berikut adalah kumpulan doa-doa penting yang telah kami rangkum untuk memudahkan Anda selama di perjalanan.
1. Doa Keluar Rumah
Dibaca sesaat sebelum melangkah keluar pintu rumah untuk memulai perjalanan suci.
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi laa hawla walaa quwwata illa billah.
Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
2. Doa Saling Menitipkan Keamanan (Muqim & Musafir)
Momen perpisahan dengan keluarga adalah saat yang mustajab untuk saling mendoakan keselamatan.
Doa Musafir kepada Keluarga (Muqim):
أَسْتَوْدِعُكُمُ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُه
Transliterasi: Astaudi’ukumullaha-lladzii laa tadhii’u wadaa-i’uhu.
Artinya: “Aku menitipkan kalian kepada Allah, yang titipan-Nya tidak akan pernah hilang.”
Doa Keluarga (Muqim) kepada Jemaah:
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Transliterasi: Astaudi’ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatiima ‘amalika.
Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu kepada Allah.”
3. Doa Setelah Duduk di Dalam Kendaraan
Dibaca saat jemaah sudah dalam posisi duduk tenang di dalam bus atau pesawat.
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ. وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ.
Transliterasi:Bismillaahi majrehaa wa mursaahaa inna rabbii laghafuurur rahiim. Wamaa qadarullaaha haqqa qadrihii wal ardhu jamii’an qabdhatuhuu yaumal qiyaamati wassamaawaatu mathwiyyaatum biyamiinihii subhaanahuu wata’aalaa ‘ammaa yusyrikuun.
Artinya: “Dengan nama Allah di waktu berangkat dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya…” (QS. Hud: 41 & QS. Az-Zumar: 67).
4. Doa Ketika Kendaraan Mulai Bergerak
Diawali dengan takbir 3 kali (اللهُ أَكْبَرُ).
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنا لَمُنْقَلِبُونَ
Transliterasi: Subhaanalladzii sakhkhara lanaa haadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya” Q.S Az-Zukhruf 13-14
5. Doa Memasuki Kota/Negara Tujuan
Dibaca untuk memohon keberkahan dari tempat yang didatangi serta penduduknya.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا
Transliterasi: Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira ahliha wa khaira ma fiiha.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan negeri ini, kebaikan penduduknya, serta kebaikan yang ada di dalamnya.”
6. Doa Ketika Pulang (Kembali dari Haji/Umrah)
Diawali dengan takbir 3 kali (اللهُ أَكْبَرُ).
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُWA عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ.
Transliterasi: Aayibuuna taa-ibuuna ‘aabiduuna saajiduuna lirabbinaa haamiduun.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa. Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah, bersujud, dan kepada Tuhan kami, kami senantiasa memuji.”
7. Anjuran Salat Sunnah Setelah Sampai di Rumah
Setibanya jemaah di tanah air, khususnya saat sampai di lingkungan tempat tinggal, disunnahkan untuk melakukan salat dua rakaat sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang telah Allah berikan selama perjalanan suci tersebut.
Kebiasaan ini didasarkan pada teladan Rasulullah ﷺ sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih:
“Dari Ka’b bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: ‘Bahwa Nabi ﷺ jika datang dari perjalanan di waktu pagi, beliau masuk ke masjid kemudian salat dua rakaat sebelum beliau duduk’.” (HR. Bukhari & Muslim).
Meskipun dalam hadis disebutkan di masjid, para ulama menjelaskan bahwa salat ini juga sangat dianjurkan dilakukan di rumah jika jemaah langsung menuju rumah.
Selepas salat pulang dianjurkan membaca:
الْحَمْدُ للهِ الَّذِي نَصَرَنِي بِقَضَاءِ نُسُكِي وَحَفَظَنِي مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ حَتَّى أَعُوْدَ إِلَى أَهْلِي. اَللهُمَّ بَارِكْ فِي حَيَاتِي بَعْدَ الْحَجِّ وَاجْعَلْنِي مِنَ الصَّالِحِيْنَ
Transliterasi: Al-hamdulillahil-ladzi nasharani bi qadha’i nusuki wahafadhani min wa’tsa’i safari hatta a’uda ila ahli. Allahumma barik fi hayati ba’dal-hajji waj’alni minash-shalihin.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pertolongan kepadaku dengan melaksanakan ibadah haji dan telah menjaga diriku dari kesulitan bepergian sehingga aku dapat kembali lagi kepada keluargaku. Ya Allah, berkatilah dalam hidupku setelah melaksanakan haji dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang saleh.”
8. Doa Saat Berkumpul dengan Sanak Saudara
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي لَا يَمُوْتُ وَلَا يَفُوْتُ أَبَدًا. نَحْمَدُكَ اَللهُمَّ بِمَنَاسِكِنَا أَدَاءً، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّكَ اِتِّبَاعًا تَوْبًا تَوْبًا تَوْبًا لِرَبِّنَا أَوْبًا لَا يُغَادِرُ حَوْبًا. اَللهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَنَا مِنْ أَهْلِ بَيْتِنَا وَإِخْوَانِنَا وَجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Transliterasi: Bismillahir-rahmanir-rahim. Alhamdulillahil-ladzi la yamutu wa la yafutu abada. Nahmadukallahumma bimanasikina ada’a, wa bi sunnati nabiyyika ittiba’an tauban tauban tauban li rabbina auban la yughadiru hauban. Allahummaghfir lana wa limanistaghfarna min ahli baitina wa ikhwanina wa jami’il-muslimina wal-muslimati ya ‘azizu ya ghaffaru bi rahmatika ya arhamar-rahimin.
Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji hanya kepada Allah yang tidak akan pernah mati dan sirna selamanya. Kami memuji-Mu ya Allah atas terlaksananya ibadah kami, dan atas ketaatan kami mengikuti sunnah Nabi-Mu. Kami bertaubat, bertaubat, bertaubat kepada Tuhan kami, kembali tanpa menyisakan dosa. Ya Allah, ampunilah kami dan orang yang memintakan ampun untuk kami dari anggota keluarga kami, saudara-saudara kami, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat, wahai Yang Maha Perkasa, wahai Yang Maha Pengampun, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Penyayang.”
Perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar perjalanan fisik melintasi benua, melainkan sebuah perjalanan hati untuk kembali kepada fitrah. Doa-doa yang kita panjatkan adalah jembatan spiritual yang menghubungkan kerinduan kita dengan kasih sayang Allah SWT. Namun, kami memahami bahwa menghafal doa dan memahami tata cara ibadah di tengah kesibukan harian bukanlah hal yang mudah.
Agar ibadah Anda di Tanah Suci nanti terasa lebih khidmat dan tanpa keraguan, langkah awal yang matang sangatlah diperlukan. Plaza Haji Al-Qosbah hadir sebagai sahabat persiapan Anda. Kami mengundang Anda untuk merasakan pengalaman wahana manasik indoor pertama di Indonesia, di mana Anda bisa melatih hafalan doa-doa di atas sambil melakukan simulasi nyata dalam suasana yang sejuk dan tenang.


